Skip to main content

Bintang Jadi 'Senjata' Teddy Rebut Warisan Lina, Rizky: Amanah Gak Berdosa Buat Alasan Minta Bagian


Polemik warisan Lina Jubaedah yang membuat Teddy dan keluarga Sule berseteru makin memanas.

Rizky Febian menyebut Teddy memanfaatkan Bintang sebagai senjata merebut warisan Lina Jubaedah.

Anak Sule sedih adiknya yang tidak berdosa dimafaatkan Teddy untuk urusan perebutan harta warisan.

Berkoar-koar telah merawat bayi Lina, pada kenyataannya justru banyak kesaksian soal perlakuan Teddy pada Bintang.

Meski begitu, Teddy justru menuding Rizky Febian dan Putri Delina tak memperhatikan bayi Lina Jubaedah.

Bahkan Teddy sampai menyebut Putri Delina mengambil harta warisan di bank tanpa sepengetahuannya.

"Ketika mereka punya statement mengambil itu aja udah salah,

itu aja bukan beritikad baik atau kekeluargaan, kita pengen baik-baik," kata Rizky Febiah dikutip TribunnewsBogor.com ( grup TribunJatim.com ) dari akun YouTube KH INFOTAINMENT.

Rizky Febian menuturkan alasan Putri Delina mengambil surat-surat yang berkaitan dengan warisan Lina Jubaedah dari bank.

Menurut Rizky Febian saat Putri Delina membuka deposit Lina Jubaedah ternyata surat kuasa dari almarhumah hilang.

Padahal yang memegang kunci untuk membukanya hanya Putri Delina dan Teddy saja.

"Kenapa Putri pengen ambil semua, Putri terpaku sama surat kuasa dan omongan verbal yang disaksikan Pak Ecet dan lawyer, udah ada saksi lebih dari satu otomatis udah sah kan,

ada surat kuasa, yang saya bingung dibawa juga ke deposit bank.

Putri belum ke sana (bank), orang bank bilang ada dua kali kegiatan di sana, otomatis Pak Teddy karena kuncinya satu di Pak Teddy dan Putri.

ketika dibongkar surat kuasanya hilang, kenapa? ada ketakutan apakah atau gimana?

itu akhirnya yang buat Putri kuat, dengan surat kuasa dan perjanjian ahli waris,

Putri jadi berpikir surat kuasa aja bisa ilang, karena Putri mikir lebih baik mengamankan karena bukan hak Putri aja ada hak adik-adiknya karena tanggungjawab besar," papar Rizky Febian.


Rizky Febian mengaku cukup sedih dengan ucapan Teddy yang berkoar ingin menyelesaikan secara kekeluargaan.

Pasalnya Rizky Febian menganggap ucapan-ucapan yang dilontarkan pihak Teddy sudah sangat tidak beritikad baik.

"Jadi saya juga cukup sedih kalau misalkan diembel-embelin kekeluargaan tapi yang statement di luar sana pembicaraan dari Pak Ali (pengacara Teddy) seperti itu, si Putri zolim lah apalah, menurut saya bahasanya udah gak enak," kata Rizky Febian.

Maka dari itulah Rizky Febian menganggap langkah yang diambil Putri Delina sudah sangat tepat.

Saat pertemuan beberapa waktu lalu, kata Rizky Febian, pihak Teddy sudah menekankan bahwa ingin mendapat bagian dari harta warisan Lina Jubaedah.

Rizky Febian menegaskan pihaknya menolak memberi bagian warisan Lina Jubaedah pada Teddy.

Pasalnya Rizky Febian menganggap Teddy tidak memiliki hak atas harta warisan Lina.

"Iya intinya dia ingin meminta bagian dari ahli waris,

ya kita debat kemarin, bahwa kita bilang ya gak bisa, susah payah dong Ayah kerja keras bertahun tahun sama mama mengumpulkan untuk warisan,

tiba-tiba ini orang yang gak tau darimana kasarnya walaupun ada ikatan dari Mama pengen bagian,

effort apa dulu yang udah dia bikin kerja apa dulu, ada gak bagian di sini, jangan sampai salah langkah menurut saya," kata Rizky Febian.

Rizky Febian juga membahas soal perlakuan Teddy ke bayi Lina Jubaedah.

Dari kesaksian orang terdekat Lina yang pernah mengasuh Bintang, perlakuan Teddy justru tak mencerminkan sikap sebagai seorang ayah.

"Makanya kita juga kaget ketika Pak Teddy membuat statement kita gak ngurus jadi memutarbalikkan fakta kan,

Saya hanya bisa senyum, saya kan mempunyai naluri sebagai kakak walaupun itu adik dari sebelah tapi bagaimanapun itu adik saya,

dengan Mama meninggal menitipkan buah hati itu udah sebuah amanah,

apa gak sedih sebuah amanah gak berdosa dijadikan alasan untuk meminta bagian yang sebenarnya bukan bagian dia, kalau untuk dede Bintang saya kasih," kata Rizky Febian soal perlakuan Teddy.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar