Skip to main content

Ayus Ngaku Khilaf Selingkuhi Nissa Sabyan, Robby Purba Sindir Sebutan Umi, Pengamat: Khilaf 2 Tahun?

Video permintaan maaf Ayus soal isu selingkuh dengan Nissa Sabyan diberi sindiran menohok oleh Robby Purba.

Bahkan, pengamat gosip artis pun ikut beri tanggapan saat tampil di sebuah televisi.

Seperti diketahui, setelah isu perselingkuhannya dengan Nissa Sabyan merebak, Ahmad Fairus atau Ayus sempat buka suara.

Dalam sebuah video singkat, Ayus meminta maaf kepada istri dan mengaku khilaf sudah selingkuh dengan Nissa Sabyan.

"Saya dengan penuh kesadaran dan ketulusan ingin memohon maaf pada istri, keluarga dan teman-teman Sabyan," tutur Ayus, dilansir TribunnewsBogor.com.

"Dan juga semuanya yang merasa tidak nyaman dengan kekhilafan yang saya lakukan," katanya lagi.

Melihat video permintaan maaf Ayus, Robby Purba pun memberi sindiran menohok.

Sang presenter ini menyindir soal perselingkuahn Ayus dan Nissa Sabyan yang disebut sudah dijalani selama 2 tahun.

Robby Purba mengandaikan perselingkuhan Nissa Sabyan dan Ayus ini seperti kuliah.

"Mohon maaf lahir batin disebutnya khilaf. Itu mah kalau udah bertahun-tahun, dari belum sarjana, udah lulus sarjana lho itu," sindir Robby Purba, dilansir TribunnewsBogor.com dari Youtube Trans 7, Selasa (23/2/2021)

"Masa iya sekolah kuliah (selingkuh) gitu khilaf, kan gak mungkin," tambahnya lagi.

"Masa sih disebut khilaf, kayaknya gak mungkin tuh," ujar Robby Purba lagi.

Maka dari itu, Robby Purba bertanya pendapat kepada Minceu Lambe Turah.

"Lagian kalau khilaf masa sampai 2 tahun? Itu mah bukan khilaf tapi doyan," timpal Minceu Lambe Turah.

"Agak gragas juga ya Minceu kalau 2 tahun (selingkuh)," imbuh Robby Purba.

"Iya bener, bener," ucap Minceu.

Setelah itu, Robby Purba dan Minceu Lambe Turah pun menyorot pengakuan ayah Nissa Sabyan yang membantah perselingkuhan putrinya dengan Ayus.


"Semua itu gak bener ( persleingkuhan Nissa Sabyan dan Ayus). "Namanya di seni, di musik itu kan biasa. Mereka kumpul, kan mereka juga tahu permasalahannya. Kalau orang tua gak kemana-mana. Ya cuma doa saja kepada anaknya," jelas Haji Komar.

"Kalau ada gelagat beda, orangtua juga punya kereteg beda," tambah ayah Nissa Sabyan.

Pengamat gosip Lambe Turah pun ikut menanggapi ucapan yah Nissa Sabyan yang membantah.

"Ya Allah, bang Komar kemana aja. Bang Komar kadang-kadang gak seusai deh omongannya. Itu mantu (Ayus) udah bilang katanya khilaf. Eh bang Komar bilang gak ada," sindir Minceu.

Tak hanya itu, Minceu Lambe Turah pun menyinggung panggilan sayang Ayus kepada Nissa Sabyan, yakni Umi.

Panggilan Umi itu pun diklarifikasi oleh Haji Kmar, bahwa itu adalah panggilan masa kecil untuk Nissa Sabyan

"Katanya Umi itu panggilan masa kecil. Sejak kapan dipanggil Umi dari kecil?" sindir Minceu.

"Agak serem juga ya diapnggil Umi sejak kecil," timpal Robby Purba.


Kemudian, Robby Purba menyoroti kejanggalan bahwa cuma ada satu orang yang manggil Umi kepada Nissa Sabyan.

"Kalau misalkan ini benar panggilannya Umi dari kecil. Kok teman-teman dari bandnya gak manggil Umi? Cuma satu orang yang manggil Umi (read: Ayus)," ucap Robby Purba heran.

Setelah itu, Minceu Lambe Turah juga menyebut soal Ustaz Zacky Mirza yang juga ikut hera mendengar Ayus panggil Nissa Sabyan dengan panggilan Umi.

"Orang dikata begitu. Ustaz aja bingung, pa kabar bala-bala Minceu," ucap pengamat gosip Lambe Turah.

"Apalagi warga komplek lebih gak tahu lagi kenapa dipanggil Umi. Atau mungkin yang satu itu sudah dianggap anggota kelyuarga, jadi dipanggilnya Umi," timpal Robby Purba menyindir.

"Bisa juga," imbuh Minceu.

Masih menyindir, Robby Purba pun mengubah nama Minceu Lambe Turah dengan nama Uminceu, sesaui dengan panggilan Ayus kepada Nissa Sabyan.

"Uminceu, haii," sapa Robby Purba.

"Iih abi," imbuh Lambe Turah.

Lantas, Robby Purba mengaku tak sabar menantikan Nissa Sabyan buka suara untuk klarifikasi iu perselingkuhannya dengan Ayus.

"Aduh, kapan ya si N ini klarifikasi. Kan tadi baru ayahnya," pungkas Robby Purba.

youtube image

Tanggapan pakar mikro ekspresi soal permintaan maaf Ayus, Sebut ada Kejanggalan

Pakar mikro ekspresi, Kirdi Putra menilai video permintaan maaf Ayus terbilang natural.

"Kita lihat Ayus dari awal samapi akhir terlihat cukup tenang dan natural di dalam proses permintaan maaf," kata Kirdi Putra dikutip TribunnewsBogor.com dari akun Youtube Seleb Cam.

Ketenangan Ayus menurut Kirdi Putra bisa diartikan dalam hal.

Pertama, kata Kirdi, Ayus memang tidak memiliki beban saat minta maaf.

"Seperti gak ada kejadian apa-apa yang menghebohkan," jelas Kirdi.

Kedua, menurut Kirdi Putra bisa jadi Ayus memang sudah menyiapkan video permintaan maaf itu.

"Bisa jadi itu sudah dirancang, sudah direncanakan, bisa juga dibantu oleh teman atau orang profesional, sudah tahu step by step yang harus disampaikan,

bisa jadi sudah direkam beberapa kali dan itu versi yang disampaikan," kata Kirdi Putra.

Kirdi Putra sendiri lebih cenderung pada kemungkinan yang kedua.

"Agak kurang masuk akal kalau misalnya gak dipersiapkan sebelumnya, itu sisi ketenangan," kata Kirdi Putra.

Kirdi juga menyorot jumlah kedipan mata Ayus di video permintaan maaf.

Menurut Kirdi Putra jumlah kedipan mata Ayus cenderung lebih banyak di awal video.

Kirdi menduga Ayus merasakan gugup.

Kirdi menjelaskan ada tiga standar yang mesti terpenuhi dalam permintaan maaf.


Pertama yakni perlu menyebutkan siapa yang minta maaf.

"Ini sudah menyebutkan bahwa dirinya Ayus minta maaf," kata Kirdi.

Kedua harus menyebutkan kepada siapa minta maaf.

"Dalam hal ini dia sebutkan kepada istrinya keluarga temen-temen, kedua terpenuhi," kata Kirdi Putra.

Ketiga adalah menyebutkan alasan meminta maaf secara detail.

Dalam videonya Ayus hanya mengaku khilaf tanpa membeberkan alasannya.

youtube image

"Buat saya permohonan maaf Ayus kurang memenuhi kaidah ketiga karena dia menyebutkan karena khilaf, khilaf kan bisa macam-macam bos,

sayangnya Ayus tidak menyebutkan khilafnya itu apa gak disebutkan secara detail, " kata Kirdi Putra.

Ada dua dugaan Kirdi mengapa Ayus tak membeberkan alasannya.

"Satu ego, contoh masih belum terima bahwa dia salah, kedua aspek hukum karena sebuah pengakuan depan publik itu efeknya panjang," kata Kirdi Putra.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar