Skip to main content
Pak Arman eks Sopir Atta Halilintar Ngaku Dizalimi, Padahal Dikasih Pesangon Senilai 1 Unit Sepeda Motor

Pak Arman eks Sopir Atta Halilintar Ngaku Dizalimi, Padahal Dikasih Pesangon Senilai 1 Unit Sepeda Motor

Atta Halilintar menjawab tudingan zalim dari eks sopirnya, Arman Sam atau Pak Arman. Ia sempat kaget karena curahan hati yang bersangkutan viral.

"Ya Allah," ujar Atta Halilintar di Instagram, Jumat (4/8/2023).

Atta Halilintar kemudian menjelaskan alasan memutus kerja sama dengan Pak Arman setelah 2 bulan. Sejak awal, kemampuan mengemudi Arman Sam sudah meragukan bagi Atta Halilintar dan istrinya, Aurel Hermansyah.

"Pas test drive pertama, langsung bahaya dan kena trotoar. Kondisi Aurel waktu itu kalau tidak salah sedang hamil atau lagi program hamil," kata Atta Halilintar.

Namun karena Arman Sam masih butuh pekerjaan, Atta Halilintar bersedia memberi kesempatan. Ia dipercaya menjadi sopir bagi karyawan-karyawan Atta Halilintar.

"Kami coba beliau nyetirin anak-anak di kantor. Bapak katanya harus nemenin istrinya. Jadi kadang harus pulang duluan, kadang juga tidak datang dan harus libur. Jadwal kami kebanyakan malam hari, sedangkan pak Arman sore harus pulang," kata Atta Halilintar.

Hanya saja, karyawan Atta Halilintar mengungkapkan keluhan yang sama soal kemampuan mengemudi Arman Sam.

"Anak-anak ini merasa bahaya. Bahkan ada yang laporan suka meleng di jalan," kata Atta Halilintar.

Arman Sam sendiri pun mengakui bahwa penglihatannya bermasalah bila diminta mengemudi di malam hari.

"Sekali lagi, kami nggak nyalahin faktor umur dan tenaga. Tapi dari mulut beliau sendiri juga sempat berkata kalau nyetir malam rabun," ucap Atta Halilintar.

Karenanya, Atta Halilintar memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dengan Arman Sam setelah bulan ketiga. Ia memastikan Arman Sam tetap diberi pesangon yang layak.

"Pak Arman hanya kerja dua bulan. Di bulan ketiga kami langsung kasih pesangon (kira-kira bisa buat beli motor lah). Pak Arman juga bilang mau usaha, jadi kami berikan tambahan lagi modal Rp30 juta saat itu," kata Atta Halilintar.