Skip to main content
Ancaman Sarwendah ke Adik Betrand Peto, Ruben Onsu Bakal Kaget dengan Sikap Cici Thalia?

Ancaman Sarwendah ke Adik Betrand Peto, Ruben Onsu Bakal Kaget dengan Sikap Cici Thalia?

Ada sikap adik Betrand Peto, Cici Thalia yang buat Sarwendah terkejut dan bakal lapor ke Ruben Onsu.

Kelakuan putri pertama Ruben Onsu, Cici Thalia atau Thalia Putri Onsu di sekolah membuat Sarwendah terkejut.

Hal itu terungkap saat Sarwendah mengambil rapor Cici Thalia di sekolah. Rupanya saat itu gurunya melapor sikap adik Betrand Peto.

Ketika mendengar penjelasan guru sontak membuat istri Ruben Onsu, Sarwendah terkejut.

Bahkan Cici Thalia menangis sesegukkan ketika gurunya membeberkan kelakuan saat di sekolah.

"Dia tadi tiba-tiba nangis," ujar Sarwendah usai menemui guru Cici Thalia, dikutip Sripoku.com dari kanal YouTube The Onsu Family, Rabu (28/9/2022).

Sarwendah mengungkapkan penyebab Cici Thalia menangis karena ketahuan membawa mainan magnet.

"Karena ketahuan bawa magnet, gurunya bilang tadi yang warna warni, hmm magnet nih," lanjutnya.

Peraturan di sekolah Cici Thalia tidak diperbolehkan membawa mainan.

Halaman Selanjutnya

Namun, peraturan tersebut tidak diindahkan Cici Thalia hingga akhirnya ketahuan pihak guru.

Mendengar hal itu sontak  Sarwendah menanyakan kembali ke Cici Thalia.

Putri pertama  Ruben Onsu hanya terdiam membungkam saat sang ibu bertanya.

Ia tak mampu menjawab pertanyaan ibunya lantaran merasa bersalah karena membawa mainan magnet ke sekolah.

"Kadang Cici itu suka bawa mainan, dia suka mainin sesuatu di tangan dia," ungkapnya, dikutip Sripoku.com.

Hal itu dilaporkan guru Cici Thalia ke  Sarwendah karena khawatir menganggu aktivitas belajar.

Sehingga Sarwendah pun turut mengomeli Cici Thalia usai menemui pihak guru.

"Takutnya gak fokus, gitu doang," jelasnya.

Namun, Sarwendah mengaku bakal mengadu ke  Ruben Onsu atas kelakuan putrinya yang tak Ia ketahui.

"Nanti ai bilang ayah," ucapnya.

Di balik laporan membawa mainan, kata  Sarwendah, Cici Thalia tidak mencoreng nama baik keluarga.

Ia berkelakuan baik bahkan membuat semua guru terhibur dengan kehadiran Cici Thalia.

"Banyak guru yang suka sama dia, dia itu juga aktif nanya dan jawab juga," ungkapnya.

Cici Thalia pun dikenal sebagai pribadi yang baik lantaran suka membantu sesama temannya.

"Katanya cici di sekolah itu dia suka bantuin orang," jelasnya.

"Jadi secara personaliti itu Cici baik, suka ngebantu, anaknya tu fun," tambahnya.

Kondisi Ruben Onsu

Akhirnya suami Sarwendah yang juga ayah Betrand Peto, Ruben Onsu menjelaskan tentang kondisi penyakitnya terkini.

Selama ini Ruben Onsu harus menjalani perawatan intensif lantaran diagnosa Empty Sella Syndrome.

Walaupun ayah Betrand Peto kini masih dalam proses pemulihan, namun Ruben Onsu dikabarkan harus melakukan rujukan ke dokter lain di Singapura.

Demi bisa kembali pulih dan membaik lagi, Ruben Onsu diharuskan terbang ke Singapura.

"Hasil terbaru saya harus ada satu ke dokter yang lain di Singapura," ujar Ruben Onsu dikutip dari kanal YouTube Indonosiar, Kamis (22/9/2022).

Hal itu menjadi keputusan dokter Singapura lantaran melihat hasil check up darah Ruben Onsu.

"Harus rujukan lagi ke dokter dari hasil cek darah," jelasnya.

Selama proses pemulihan, Ruben Onsu masih terus melakukan aktivtas.

Kendati begitu, Ia tetap menjalankan proses pemulihan dengan dokter Singapura.

"Baru kemarin tektokan, kirim hasil cek darah, dokter disana minta update keadaan darahnya," ungkapnya.

Tak hanya menderita empty sella syndrome, Ruben Onsu juga divonis mengidap penyempitan sumsum tulang belakang.

Sehingga Ia harus rutin melakukan cek darah untuk mengetahui kondisi sakit parahnya itu.

Hal itu menjadi kewajiban Ruben Onsu untuk bisa kembali pulih dan membaik lagi.

"Jadi ada tahap berikutnya, minimal pantauan dari dokter itu penting, minimal membaik gitu," ucapnya.

Diharuskan rutin cek darah ternyata membuat Ruben Onsu merasakn trauma yang serius.

Ia mengaku kerap takut dan khawatir saat kondisi darahnya di cek.

Pasalnya tak hanya satu kantong, darah Ruben Onsu harus diambil 15 kantong.

"Cuma yang paling deg-degan itu ketika diminta check up, sekali diambil darahnya itu 15 botol," jelasnya.

Lantas hal itu membuat Ruben Onsu trauma karena darah yang diambil dalam jumlah banyak.

"Jadi saya trauma juga, hah diambil 15, berkurang lagi darah gue, jadi ada rasa khawatir," lanjutnya.

Ruben Onsu mengungkapkan darah yang diambil harus secara rutin setiap satu bulan sekali.

Namun, jika kondisinya memburuk, Ia diharuskan untuk pengambilan darah per dua minggu.

"Kalau ke dokter itu sebulan sekali tu pasti ambil darah," jelasnya.

"Kecuali ketika hasilnya kurang bagus, paling dokter minta lebih cepat lagi, di dua minggu," tambahnya.

Hal itu dilakukan Ruben Onsu untuk bisa kembali sehat dan sembuh dari sakit yang diderita.

Penyakit yang diidap Ruben Onsu ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, sakit kepala hingga masalah penglihatan.

Empty Sella Syndrome (ESS) atau disebut juga Sindrom Sella Kosong merupakan kondisi langka yang terjadi pada sella tursika.

Sebagai pelindung kelenjer pituitari, sella tursika terletak pada bagian dasar tulang tengkorak.

Kelenjar pituitari memiliki ukuran seperti kacang polong.

Berfungsi memproduksi hormon penting yang mengatur berbagai fungsi organ tubuh manusia.

Sehingg jika terjadi gejala Empty Sella Syndrome bisa mengganggu kerja hormon.

Kelenjar pituitari mengalami perubahan bentuk dan menyusut karena masalah pada bagian sella turcica.

Namun, secara medis belum diketahui penyebab pasti dari penyakit Empty Sella Syndrome.

Kendati begitu, ada beberapa gejala yang dirasakan oleh penderita penyakit langka ini.

Salah satu gejala yang ditimbulkan Empty Sella Syndrome ialah tidak tahan dengan suhu dingin.

Bahkan diungkapkan Ruben Onsu, ketika sudah merasakan kedinginan, kondisi mata Ruben Onsu menjadi buram dan kabur.

Bahkan parahnya bisa membuat tubuh suami Sarwendah ini menjadi kaku.

Selain itu, Empty Sella Syndrome memikili gejala berupa sakit kepala, turunya kualitas penglihatan, mata kering dan terjadinya tekanan darah tinggi.

Di bagian hidung bisa mengeluarkan cairan jernih yang tidak berbau.

Bagi perempuan, akan mempengaruhi menstruasi sehingaa tidak teratur.

Dalam hal seksual, gejala awalnya berupa penurunan gejala seksual, infertilasi dan impoten

Halaman Awal