Skip to main content
Liburan ke Luar Negeri Tanpa Ruben Onsu & Anak-anak, Sarwendah Percaya Diri Pakai Daster di Serbia

Liburan ke Luar Negeri Tanpa Ruben Onsu & Anak-anak, Sarwendah Percaya Diri Pakai Daster di Serbia

Liburan ke Luar Negeri Tanpa Ruben Onsu & Anak-anak, Sarwendah Percaya Diri Pakai Daster di Serbia

Intip deretan potret liburan Sarwendah ke luar negeri. Istri Ruben Onsu percaya diri pakai daster di Serbia.

Sarwendah sedang menikmati liburan di luar negeri.

Di liburannya kali ini, Sarwendah pergi bersama adik iparnya, Jordi Onsu.

Sementara Ruben Onsu dan anak-anak tak ikut dan tinggal di rumah.

Sarwendah merasa sedih karena harus meninggalkan suami dan anak-anak.

"Kesayangan bunda semuaaaa, love you so much, mellow bgtt bener2 pertama kali pergi tanpa mrk," tulisnya di unggahan 24 November 2021 lalu.

Ibunda Betrand Peto itu liburan ke beberapa negara.

Tampak Sarwendah membagikan potret saat di Istanbul, Turki.

Halaman Selanjutnya

Ibu tiga anak itu stylish dengan rok pendek dan kardigan rajut.

Rambut hitamnya dibuat bergelombang dan dibiarkan terurai.

Ada pemandangan pantai di belakangnya.

Selain itu, Sarwendah juga mengunjungi Serbia.

Kepergian Sarwendah dan Jordi Onsu ini rupanya untuk syuting podcast horor.

Keduanya bersama tim tampak mengunjungi beberapa tempat wisata horor.

Di salah satu unggahan, Sarwendah tampil cantik dengan mengenakan kaus hitam yang dipadukan dengan celana merah.

Mantan member Cherrybelle itu mengenakan mantel navy.

Sarwendah merentangkan tangan dan mengumbar senyum manis.

Pemandangan danau dan angksa putih menjadi latar foto.

"Tersenyumlah dan nikmati harimu, bersyukur masih diberi kesehatan dan kesibukan kerjaan #SW #Sarwendah

Hitung ada berapa burung difoto, 3 orang random nanti ditransfer," tulisnya.

Tak hanya stylish dengan baju-baju branded, wanita 32 tahun itu juga tampil percaya diri dengan memakai daster.

"Dimanapun tetep bs stylish dengan @dastersarwendahasli #SW #Sarwendah."

Sarwendah mengenakan daster biru dengan motif daun-daun merah.

Dipadukan dengan kardigan rajut dan boots warna senada.

Rambut panjangnya dibiarkan terurai.

"Good morning kita mau sarapan," kata Sarwendah saat di hotel.

Dirinya tetap percaya diri dengan baju yang dipakainya.

"Tetep keren kan," kata Sarwendah tertawa menunjuk pada daster yang dipakainya.

Sarwendah Pernah Dibully Satu Sekolah

Sebelumnya, Sarwendah membagikan pengalaman pilunya di masa lalu.

Sarwendah bercerita jika dirinya sempat jadi korban bullying saat masih bersekolah.

Ia tiba-tiba saja mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari beberapa teman sekolahnya saat masih menimba ilmu di luar negeri.

Padahal, ia dikenal sebagai salah satu murid yang rajin dan mudah membaur.

Pengalaman kelamnya itu diceritakan di hadapan Ruben Onsu baru-baru ini.

Kala itu, Sarwendah mengaku barang-barang pribadinya sempat dirusak oleh teman sekolahnya.

Mulai dari baju, kasur hingga barang penting semuanya di sobek dan dipecahkan oleh si pelaku.

Jadi kejadiannya adalah aku pulang, tiba-tiba kamar aku berantakan.

Semua baju aku disobek-sobek, kasur aku disobek-sobek, disiram pakai detergen, semua barang aku dipecahin,

handphone, catokan, semua digunting-gunting berantakan total. Aku kaget," ungkap Sarwendah, dilansir Tribun Style dari YouTube The Onsu Family pada Rabu, 3 November 2021.

Seketika itu, Sarwendah langsung melaporkan kejadian yang dialaminya itu kepada gurunya.

"Aku lapor (guru) dan gurunya langsung datang dan manggil satu asrama buat ngumpul kayak di taman gitu," lanjut Sarwendah.

Saat semua teman asramanya dikumpulkan di taman, Sarwendah yang masih syok kala itu hanya bisa menangis dan berdiam diri di kamar.

"Pada saat itu aku cuma bengong, nangis, tapi nangisnya di kamar gitu," katanya.

Ia sempat tak menyangka dan merasa trauma lantaran mayoritas siswa di sekolanya berasal dari negara yang sama dengannya, yakni Indonesia.

"Jadi mayoritas orang di situ itu dari negara aku (Indonesia) sendiri gitu. Aku pindah negara tapi lebih banyak orang dari negara aku dan aku sedikit panik," terang Sarwendah.

Tak tanggung-tanggung, sekolahnya langsung memproses dan melaporkan kejadian yang menimpanya itu ke polisi.

"Mereka panggil polisi. Satu kamar itu diperiksa sidik jarinya. Dan setelah itu adik aku kan sekolah di situ juga,

mereka masih ngasih tahu jika ada tindakan bullying (terjadi) akan lapor polisi.

Jadi mungkin itu tindakan bullying paling heboh yang pernah terjadi," tukas Sarwendah.

Simak video lengkapnya

youtube image
Halaman Awal