Skip to main content
Pulang Kampung, Betrand Peto Malah Ngaku pada Ruben Onsu dan Sarwendah Tak Pernah ke Labuan Bajo

Pulang Kampung, Betrand Peto Malah Ngaku pada Ruben Onsu dan Sarwendah Tak Pernah ke Labuan Bajo


Meski berasal dari Nusa Tenggara Timur, rupanya putra Ruben Onsu dan Sarwendah yakni Betrand Peto tak pernah ke Labuan Bajo.

Belum lama ini, Betrand Peto kembali ke kampung halamannya yakni NTT. Namun, dia tak ke Manggarai, tapi Labuan Bajo bersama keluarga Ruben Onsu.

Kala itu, Ruben Onsu yang memboyong Sarwendah dan ketiga anaknya berlibur di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) naik kapal layar.

Meski orang NTT, namun ternyata bagi Betrand Peto, ini menjadi pengalaman pertama di Labuan Bajo.

Hal yang sama juga diakui Thalia dan Thania bahkan Sarwendah yang berlayar di tengah laut Labuan Bajo demi melihat indahnya pesona Indonesia di Provinsi NTT tersebut.

Keseruan rombongan keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah terekam dalam video yang ditayangkan kanal youtube The Onsu Family berjudul 'The Onsu Naik Kapal DEMI Ngeliat Indahnya PESONA LABUAN BAJO' unggahan pada Minggu (24/10/2021).

Ini jadi pengalaman pertama bagi Betrand Peto, tampaknya dia sangat menikmati perjalanan wisata itu.

Bahkan remaja 16 tahun yang kerap disapa Onyo itu terlihat antusias dengan Lautan Bajo dengan semua sudutnya.

Kepergian mereka juga sekaligus untuk syuting video klip Betrand dan Thalia. Mereka akan kolaborasi bareng lagi.

"Kalu gak salah ini kali pertama Cici (Thalia) sama Thania juga Onyo naik kapal gede sih ya, " kata Ruben Onsu, dikutip Banjarmasinpost.co.id dari YouTube The Onsu Family, Minggu (24/10/2021).

"Aku juga pertama kali, " sahut Sarwendah.


Rupanya Ruben menduga Sarwendah mabuk laut sehingga resah untuk mencoba naik kapal.

Namun sepanjang perjalanan liburan kali ini, sang bunda tampak bisa menyesuaikan kondisi yang ada.

Nah, selama di kapal, Ruben sekeluarga dan tim asik menikmati Labuan Bajo dari kapal pinisi.

Bahkan terekam kamera aksi mereka joget TikTok di atas kapal mewah tersebut.

Onyo sebagai pemimpin joget, ambil posisi di paling depan.

Mereka tampak lihai menggoyangkan tubuhnya masing-masing.

Sambil tertawa, tersenyum dan bergaya bersama-sama.


Lantas kapal akhirnya sampai di Pink Beach, lokasi yang jadi tempat tujuan Ruben Onsu dan keluarga.

Ruben dan tim naik kelotok menuju tepi pantai pink itu.

Terlihat pasir di pantai tersebut berwarna pink sesuai dengan namanya Pink Beach.

Dengan pemandangan air jernih yang membiru menyegarkan bola mata.

Ya, mereka bermain di pantai itu dengan penuh keceriaan.

Sebagian ada yang duduk santai di bebatuan yang ada di tepi pantai tersebut.

5 Fakta Unik Labuan Bajo, Kota Seribu Sunset di Tanah NTT

Kamu pasti sudah tidak asing dengan Labuan Bajo.

Labuan Bajo merupakan satu kawasan di Nusa Tenggara Timur yang populer dikunjungi turis.

Selain terkenal akan komodonya, Labuan Bajo juga memiliki beberapa fakta unik lainnya.

Dirangkum TribunTravel (grup Banjarmasinpost.co.id), berikut beberapa fakta unik Labuan Bajo yang menarik untuk diketahui.

1. Dijuluki Morning City

Labuan Bajo juga mendapat julukan sebagai Morning City, hak ini dikarenakan sejak pagi sudah banyak orang yang berkendara dan berlalu lalang meski baru pukul 05.00.

Kegiatan wisatawan pun dimulai sejak pagi seperti diving yang dimulai pukul 07.00 hingga 10.00.

2. Memiliki pesona bawah laut yang memukau

Selain terkenal akan keindahan Pantai Pink-nya yang mendunia, Labuan Bajo juga dikenal dengan biota lautnya yang beragam.

Beberapa pulau yang bisa dikunjungi untuk menikmati pesona bawah laut yakni Pulau Sebayur.

Pulau ini memiliki beberapa titik diving dengan keindahan dan karakteristik yang berbeda-beda.

Beberapa spot diving terbaik di pulau ini di antaranya Castle Rock, Batu Bolong, Crystal Rock yang tentunya hanya bisa dijelajahi dengan menggunakan kapal.

3. Gudangnya rumah makan Padang

Jika berkunjung ke Labuan Bajo, jangan kaget jika menemukan banyak rumah makan Padang.

Mulai dari Kampung Ujung hingga Air Kemiri dan Ujung kedua jalan satu arah di Labuan Bajo sekitar 1 km.

Di sana terdapat empat belas warung nasi Padang dan terbanyak ada di Kampung Air dan Air Kemiri.

4. Kota Seribu Sunset

Tahukah kamu jika Labuan Bajo dijuluki sebagai Kota Seribu Sunset.

Bukan tanpa alasan mengapa Labuan Bajo mendapat julukan ini.

Labuan Bajo menghadap langsung ke arah terbenamnya matahari.

Sehingga ada banyak pilihan tempat untuk menikmati keindahan matahari tenggelam dengan sensasi yang berbeda.

Mulai dari bukit, pantai, dermaga, hotel, cafe dan di atas kapal.

Bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan sunset bisa mampir ke Bukit Cinta, Bukit Sylvia dan Bukit Ketentang.

5. Tempat trekking terbaik di Indonesia

Di sini Labuan Bajo, kamu bisa trekking sambil melihat keberadaan Komodo di habitat aslinya.

Bahkan juga bisa melihat sunrise dengan trekking Gili sebelum fajar menyingsing dari ufuk timur.