Skip to main content

Bulan Madu, Rizky Billar Samakan Lesti Kejora dengan Hiasan Angsa di Kasur: Suka Nyosor

Pasangan pengantin baru aktor Rizky Billar dan pedangdut Lesti Kejora berlibur berdua.

Keduanya menghabiskan waktu staycation bersama setelah rangkaian pernikahan mereka telah rampung.

Rizky Billar dan Lesti pun memilih untuk menginap di sebuah resort di wilayah Lembang, Bandung, Jawa Barat.


Dilansir akun Instagram @rizkybillar, Senin (6/9/2021), sang aktor memperlihatkan isi kamarnya.

Ia menginap di sebuah kompleks resort terkenal yang menawarkan kamar-kamar dalam bentuk tenda.

Namun, tak seperti tenda pada umumnya, kamar tersebut dilengkapi semua fasilitas seperti hotel mewah.

Dengan pemandangan yang asri dan pepohonan rindang, resort tersebut menawarkan nuansa liburan outdoor seperti sedang berkemah di tengah hutan.

"Baru sampai ke Maribaya glamping," kata Rizky Billar.

Ia memperlihatkan tempat tidur bulan madu yang dihiasi sepasang kain berbentuk angsa.

Dua angsa kain tersebut dibuat sedemikian rupa hingga membentuk tanda hati.

Terlihat juga berbagai dekorasi bernuansa hati dengan warna merah diletakkan di bantal dan sebelah kiri tempat tidur.

Kemudian, di kaki tempat tidur terdapat bingkisan dengan ucapan yang ditujukan pada Leslar.

Melihat dekorasi angsa tersebut, Rizky Billar justru mengeluh.

Ia merasa disamakan dengan angsa yang memang lazim digunakan untuk hiasan kamar bulan madu.

Aktor 26 tahun itu kemudian menyorot sang istri yang sedang duduk di depan meja rias.

Lesti saat itu terkikik geli sementara Rizky Billar berlagak kecewa.

"Yah, Soang lagi Soang lagi, memang Kakak Soang sayang?" tanya Rizky Billar.

Setelah mengunggah tayangan tersebut, Rizky Billar menuliskan ucapan untuk meledek sang istri.

Ia justru menyamakan Lesti dengan hiasan angsa yang disebutnya suka nyosor tersebut.

"Emang gua suka nyosor apa? @lestykejora kali," tulis Rizky Billar.

Makna Prosesi Adat Minang Rizky Billar dan Lesti Kejora

Rizky Billar dan Lesti Kejora mengadakan acara adat Manjalan ka Rumah Mintuo, Minggu (5/9/2021).

Acara yang dilangsungkan di Bandung, Jawa Barat tersebut digelar dengan budaya Minang yang kental.

Ternyata, upacara tersebut berisi makna filosofis yang dalam tentang harapan pada mempelai.

Diketahui, acara tersebut disiarkan secara ekslusif di stasiun ANTV.

Awalnya, perhelatan sebelum acara puncak Ngunduh Mantu itu hendak mengambil tempat di kampung halaman Rizky Billar, Medan, Sumatera Utara.

Namun, karena terkendala aturan PPKM, maka terpaksa keluarga mencari alternatif lain.

Pada awal acara, presenter Indra Herlambang dan Ersa Mayori sempat berbincang dengan MC acara adat Uni Tika.

Mereka pun menanyakan maksud dalam rangkaian acara tersebut pada Uni Tika.

"Uni Tika memang sering sekali menjadi MC adat Minang," kata Indra Herlambang.

Uni Tika mengiyakan dan mengangguk.

Kemudian, Ersa Mayori menanyakan maksud dan rangkaian acara adat pada hari itu.

"Uni Tika boleh diceritain sedikit enggak akan ada rangkaian adat apa saja yang akan kita saksikan?," pinta Ersa Mayori.

Rupanya, acara tersebut memiliki makna untuk membawa mempelai perempuan ke rumah pengantin pria.

Di situ, ia dan keluarga akan bertemu dan disambut keluarga mempelai pria.

"Jadi ini anak daro, mempelai wanita jadi Lesti, sedangkan Rizky kita sebut Marapulai," beber Uni Tika.

"Tempo hari kan itu acaranya Lesti, acara adat Sunda."

"Jadi sekarang mereka datang ke rumah mertua orang Minang, jadi kita sambut dengan cara adat Minang."

Indra Herlambang kemudian menyoroti dekorasi pelaminan yang begitu mencolok.

Tampak warna emas dan merah maroon menghiasi semua aspek di acara tersebut.

"Nah, kalau kita lihat di sini yang mencuri perhatian adalah pelaminan yang cantik sekali," puji Indra Herlambang.

"Betul, dan ornamen warna orang Padang itu tiga, merah, kuning, hitam," terang Uni Tika.

"Kalau emas itu melambangkan apa? Karen kalau kita lihat banyak sekali ornamen yang juga emas yang kita pakai," ujar Indra Herlambang.

Menurut Uni Tika, aksen emas tersebut melambangkan kemakmuran bagi orang Minang.

Hal ini berkaitan dengan leluhur orang Minang yang banyak bekerja di bidang niaga.

"Emas itu kesuburan, kekayaan, orang Minang itu orang yang senang berdagang," jelas Uni Tika.

"Banyak emas-emas di sini kita berharap juga bahwa rumah tangga mereka nanti penuh dengan kesejahteraan," sahut Indra Herlambang.

"Diberkahi harta melimpah," imbuh Uni Tika.

"Kesuburan Dedek juga enggak ini maksudnya?," tanya Indra Herlambang.

"Betul," kekeh Uni Tika.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar