Skip to main content

Orangtua Ayu Ting Ting Datangi Rumah Haters, Hotman Paris: Kalau Pidana Bisa Diadukan ke Polisi


Aksi orangtua Ayu Ting Ting datangi Rumah Haters mendapat tanggapan dari Hotman Paris. Hotman menilai, ada beberapa hal yang perlu dilihat dalam aksi tersebut.

Diketahui, orangtua Ayu Ting Ting mendatangi rumah haters bernama Kartika Damayanti di Bojonegoro.

Aksi tersebut sempat membuat heboh di media sosial.

Sejumlah pihak mengecam aksi tersebut dan menyebut tindakan tersebut adalah tindakan main hakim sendiri.

"Mendatangi doang kalau bukan perbuatan kasar ya bukan menghakimi sendiri," kata Hotman Paris di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (2/8/2021).

Dalam kunjungannya ke kediaman Kartika Damayanti, orangtua Ayu Ting Ting, Umi Kalsum dan Rozak bertujuan meminta klarifikasi.

Hal itu masih dianggap wajar oleh Hotman.

Menurut Hotman, semua tergantung seperti apa bentuk kalimat dan ada atau tidak cacian yang disampaikan.

"Kalau ada cacian juga tergantung seperti apa caciannya," ujar Hotman.

"Kalau sudah mengarah tindak pidana bisa diadukan ke polisi, tergantung kalimatnya apa," bebernya.

Kartika Damayanti yang mengakui dirinya sebagai orang di balik akun Gundik Empang, sudah meminta maaf.

Hal itu dilakukan lewat sebuah video yang ia kirim dari Singapura, tempat ia bekerja saat ini.

Namun, orangtua Ayu tak puas.

Mereka tetap ingin Kartika pulang ke Indonesia dan mempertanggungjawabkan apa yang sudah dilakukannya.

Dikecam anggota DPRD Jatim

Sebelumnya diberitakan, aksi orangtua Ayu Ting Ting dikecam anggota DPRD Jawa Timur Fraksi PKB, Fauzan Fuadi.

Sebab, Umi Kalsum dan Rozak berniat menahan orangtua haters Ayu Ting Ting.

Hal itu bertujuan agar Kartika Damayanti yang bekerja di Singapura pulang ke Indonesia.

Niatan tersebut pun dikecam anggota DPRD Jatim Fraksi PKB Fauzan Fuadi.

Ia menilai sikap Umi Kalsum dan Ayah Rozak pada orangtua haters Ayu Ting Ting sangat arogan.

Padahal, menurut Fauzan, orangtua tersebut tak ada kaitannya sama sekali dengan tindakan Kartika Damayanti pada Ayu Ting Ting.

"Tindakan bullying bagaimanapun tidak bisa dibenarkan, kita harus menentangnya."

"Akan tetapi, orangtua dari haters atau pembully tersebut seharusnya tidak perlu dilibatkan."

"Apalagi, sampai diposting di media sosial."

"Ada wajah ayah dan ibunya, ada wajah anak kecil juga yang tidak tahu apa-apa juga diposting," kata Fauzan Fuadi.

Fauzan juga mengkritik tindakan Umi Kalsum yang memposting foto orangtua Kartika Damayanti, Madi di media sosial.

Menurut Fauzan, hal tersebut bisa saja membuat orangtua haters Ayu Ting Ting menjadi syok.

"Keluarganya pasti syok, padahal ayah KD juga sudah meminta maaf sampai berulang-ulang atas kesalahan anaknya, tentu tak perlu diposting seperti itu,” kata Fauzan.

Fauzan Fuadi tak membenarkan tindakan yang dilakukan Kartika Damayanti pada Ayu Ting Ting.

Meski begitu, Fauzan menyarankan agar Ayu Ting Ting membuka pintu maaf untuk Kartika.

Bila nantinya masalah ini berlanjut ke proses hukum, Fauzan Fuadi akan mempertimbangkan memberi bantuan hukum untuk Kartika Damayanti.

“Kita pertimbangkan untuk memberi bantuan hukum jika memang perkara ini berlanjut ke meja hijau,” katanya.

Di Tengah PPKM

Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo yang meminta keluarga Ayu Ting Ting untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Rahmad menilai aksi labrak tersebut terjadi di tengah PPKM yang berlaku di Jawa dan Bali.

Ia mengaku heran mengapa keluarga Ayu Ting Ting bisa melakukan perjalanan lintas provinsi tanpa kepentingan mendesak.

Rahmad menambahkan bahwa mobilitas dalam kota saja dibatasi melalui pengetatan di sejumlah titik.

“Mereka harus mempertanggungjawabkan kenapa dan bagaimana caranya bisa sampai sana di luar nonesensial,” kata Rahmad.

Kesaksian kepala desa

Kepala Desa Tondomulo, Yanto membenarkan bahwa orangtua Ayu Ting Ting berbicara agak keras kepada keluarga KD.

Sedangkan, kala itu keluarga KD sudah berkali-kali minta maaf kepada orangtua Ayu Ting Ting.

Akan tetapi, keluarga Ayu Ting Ting tetap ngotot akan membawa kasus itu ke jalur hukum.

“Bapaknya Tika berkali-kali minta maaf saat disatangi kedua orangtua Ayu Ting Ting."

"Bahkan saya pelaku pemerintah desa juga meminta maaf atas kejadian ini."

"Tapi kayaknya pihak sana juga mau terus ngotot diproses hukum,” ujar Yanto.

Pemerintah desa setempat berharap, masalah keluarga Ayu Ting Ting diselasaikan langsung oleh pelaku KD.

Lantaran keluarga KD memang tidak tahu menahu soal masalah KD tersebut.

“Kami minta kasus ini diselesaikan dengan yang bersangkutan, karena orangtuanya (Madi) di desa tidak tahu apa-apa."

"Kasihan orang desa yang setiap hari tahunya cuma tani. Tidak tahu itu Instagram, apa Facebook dan lainnya itu,” sambungnya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar