Skip to main content

Akhirnya Richard Lee Pulang Meski Tersangka, Kartika Putri Tegas Kritik Sikap Haters: Biar Ga Malu


Permasalahan antara Kartika Putri dan Richard Lee masih terus berjalan.

Imbasnya, video penangkapan Richard Lee yang viral menggiring berbagai asumsi terkait Kartika Putri.

Telah diungkap oleh polisi akhirnya, alasan Richard Lee ditangkap secara paksa.

Pihak kepolisian RI mengungkap alasan penangkapan ternyata tak terkait laporan Kartika Putri.

Penangkapan Richard Lee secara paksa dikarenakan sang dokter diduga menghilangkan barang bukti dan akses ilegal.

Padahal kasus tersebut sudah masuk ke ranah pengadilan.

Terbaru, seperti dipantau TribunJatim.com dari akun resmi istri Richard Lee, dokter kecantikan itu mengungkap kondisi terbaru.

Rupanya, Richard Lee sudah diperbolehkan pulang.

Ada video momen ketika dirinya berpelukan kembali dengan istrinya.


Sang istri mengungkapkan kini suaminya itu sudah kembali ke pelukannya.

"Terima kasih Tuhan, engkau sungguh baik, masih banyak orang baik, Terima kasih atas dukungan semuanya," tulis Reni Effendi, istri Richard Lee.

Reni Effendi tampak memposting beberapa foto lain dari suaminya saat dilakukan tangkap paksa.

Selanjutnya, berbagai asumsi mulai menjadi perbincangan di media sosial.

Tak terkecuali bagi unggahan milik Kartika Putri.

Sebagai pihak yang dikenal sangat bermasalah dengan Richard Lee, Kartika Putri akhirnya mengkritik kembali komentar-komentar jahat para hatersnya.

Dikutip TribunJatim.com dari akun media sosial Kartika Putri @kartikaputriworld, istri Habib Usman bin Yahya itu mengunggah sebuah video.

Keterangan pihak kepolisian diposting ulang oleh ibu satu orang anak tersebut.

Dalam video tersebut kepolisian menjelaskan duduk perkara penangkapan Richard Lee secara paksa.


Dokter Richard Lee ditangkap setelah diduga melanggar UU ITE dengan melakukan ilegal akses dan menghilangkan barang bukti.

Penyidik menemukan adanya ilegal akses di akun media sosial, yakni Instagram dan Twitter milik Richard Lee, yang tengah disita.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan penangkapan Richard tak terkait kasus Kartika Putri.

"Jadi perkara tentang pencemaran nama baik (yang dilaporkan) saudari K ini beda, dengan upaya hukum polisi tanggal 9 kemarin (penyidikan UU ITE)," terangnya, Kamis (12/8/2021), dilansir Tribunnews.

Namun, kasus ini bermula dari laporan Kartika Putri terkait dugaan pencemaran nama baik pada Desember 2020 silam.

Terkait hal itu, banyak warganet yang geram dengan istri dari Habib Usman bin Yahya ini.

Hingga menuliskan kalimat hujatan di kolom komentar unggahan foto Instagramnya.

Selain itu, nama Kartika Putri turut menjadi trending topik di Twitter hingga Kamis (12/8/2021) malam.

Kesal mendapatkan hujatan dari warganet, Kartika Putri akhirnya buka suara melalui unggahan di Instagram Story-nya, @kartikaputriworld.

Berbagai tudingan yang diarahkan kepadanya dilempar balik oleh istri dari Habib Usman bin Yahya itu.

Kartika Putri kesal pada komentar warganet yang menyangkut-pautkan kasus ini dengan proses hijrahnya.

Ia membagikan tangkapan layar satu di antara komentar warganet dan menandainya dengan garis berwarna merah.

"Katanya hijrah kok kelakuan masih kaya s***an sih,"

"Tolong jangan bawa agama, suami, keluarga, dan hijrah saya," tulis Kartika Putri emosi kepada hatersnya.


Kartika Putri juga memberikan himbauan kepada para pengikut dan hatersnya.

Melalui postingannya itu, ia mengajak untuk lebih fokus dalam hal kebaikan saja.

"Tidak dengan menghina saya masalah selesai (malah menimbulkan masalah baru)

tidak dengan berkata kasar bisa menjatuhkan saya karena saya tidak haus pujian

Komentar buruk dihapus di akun saya, karena saya tidak mau akun saya jadi lapak dosa kalian semua

Saya hanya manusia biasa yang banyak kekurangannya tapi saya hanya mau menggunakan medsos saya untuk kebaikan dan kebenaran saja

Yuk lebih baik fokus dalam kebaikan aja biar bermanfaat daripada hal yang mudorot," tulis Kartika Putri.


Dalam postingan lainnya, pesan diberikan Kartika Putri agar netizen mulai belajar memahami berita dan informasi secara mendalam.

Kartika Putri meminta agar semuanya harus diselidiki lebih dalam alih-alih menuding yang tidak-tidak.

Kartika Putri menjelaskan keuntungan untuk selalu berkata baik di media sosial.

Termasuk agar tidak merasa malu karena salah dan ikut mengabarkan berita hoaks."


"Belajar mencari tau informasi yang jelas (jangan sok tau, biar ga malu juga)," tandasnya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar