Skip to main content

Saat Positif Covid-19, Fatin Shidqia Sombong sampai Ditegur Dokter, Pasrah Dipakaikan Selang Oksigen


 Sikap Fatin Shidqia saat positif Covid-19 beberapa waktu yang lalu, sempat menjadi sorotan. 

Bahkan, saat menjalani perawatan di Wisma Atlet, Fatin Shidqia sampai ditegur dokter.

Lantaran sikap Fatin Shidqia yang dinilai sombong padahal positif Covid-19.

Fatin Shidqia akhirnya buka suara terkait pengalamannya di Wisma Atlet selama 13 hari.

Yakni saat dirinya berjuang melawan virus Covid-19, belum lama ini.

Hampir dua minggu, Fatin Shidqia Lubis menyembuhkan diri dari Covid-19.

Fatin Shidqia Lubis bersyukur saat ini telah dinyatakan negatif Covid-19 dan sembuh.

Sebelum masuk Wisma Atlet, Fatin Shidqia Lubis sempat dirawat di rumah sakit umum.

Fatin Shidqia bersyukur, kala itu Wisma Atlet tidak seramai seperti sekarang.

Ia dilarikan ke Wisma Atlet dengan keadaan pasien yang hanya 10 persen dari kapasitas yang disediakan.

"Jadi gua ke Wisma Atlet langsung masuk kamar."

"Cuma gua masuk Wisma Atlet tujuh hari pertama gua di NICU," kata Fatin Shidqia.

Hal ini disampaikan channel YouTube Ghea Indrawari, Senin (5/7/2021).


Fatin Shidqia menceritakan mengapa dirinya mendapat perawatan di NICU.

Karena saat itu saturasi oksigennya rendah dan harus bernapas menggunakan bantuan tabung oksigen.

"Waktu itu gua sempat sombong, kenapa gua harus pakai oksigen lagi?"

"Padahal gua sehat sehat aja. Gua bisa ketawa dan makan dimsum," ucapnya.

Bahkan, diakui wanita berusia 24 tahun tersebut, ia sudah bisa bercanda dengan pasien lainnya, komika Arafah.

Arafah juga dirawat di Wisma Atlet dan berada di NICU sama seperti Fatin Shidqia.

"Pas lagi ketawa, gua dan Arafah ditegur dokter."

"'Tolong Fatin jangan diajak ketawa dulu, kalau ketawa saturasi oksigennya turun lagi' gitu," jelasnya.


Kesombongan wanita bernama lengkap Fatin Shidqia Lubis tersebut menjadi bumerang untuk dirinya sendiri.

Sikap Fatin meremehkan sakit tersebut membuat Fatin Shidqia Lubis justru semakin lemah.

"Gua bingung kan kenapa, terus gua coba lah sikat gigi engga pakai oksigen."

"Gua duduk dan enggak bisa ngapa-ngapain," ungkapnya.

"Gue sampai nggak bisa ngapa-ngapain," ujar juara X Factor Indonesia 2013 itu.

Kemudian, selama tujuh hari di NICU, jawara X Factor ini mengakui, setelahnya hanya bisa terbaring lemah di atas kasur di NICU Wisma Atlet.

Obat pun hanya diberikan dari selang infus.

"Sampai akhirnya gua ke kamar biasa keluar dari NICU, gua harus tensi darah dan lainnya sehari tiga kali, pagi, siang, sampai sore. Terus ambil makan," katanya.

Fatin pun jarang sekali berjemur di saat pagi hari.

Sebab, ia terbawa suasana malas untuk bangun pagi dan berjemur seperti pasien lainnya.

Fatin Shidqia tak menampik bahwa selama di Wisma Atlet ia diminta untuk selalu bahagia dalam kondisi apapun agar imunnya kuat.

Ia pun berusaha sembuh dan ingin secepatnya pulang ke rumah bertemu orang tua dan kucing-kucing peliharaannya.

"Gue hanya berpikir tetap senang supaya tidak positif Covid-19 lagi," ujar Fatin Shidqia Lubis.

"Jadi selama disana gua berpikir untuk ketemu keluarga dan kucing-kucing gua. Ya emang kepikiran."

"Cuma harus jalani semuanya agar tidak positif lagi."

"Alhamdulillah gua cuma 13 hari di Wisma Atlet," ujar Fathin Shidqia.


Fatin Shidqia mengatakan, dirinya terpapar Covid-19 setelah menjalani proses syuting bersama Ghea Indrawari.

Tapi, Fatin Shidqia terpapar bukan saat proses syuting, karena semua yang hadir memiliki hasil swab antigen yang negatif.

"Jadi malem selesai syuting, kok badan gua demam? Kok mulai enggak enak badannya? Kayak besok sakit."

"Nah, lusa abis kita syuting bareng, gua ada jadwal nyanyi," kata Fatin Shidqia di channel YouTube Ghea Indrawari.

"Terus gua antigen dan hasilnya katanya positif kata kliniknya."

"Terus gua langsung PCR dan hasilnya positif dengan CT-11. Gua positif sama asisten gua," tambahnya.

Wanita berusia 24 tahun ini mengakui, kondisi kesehatannya sangat parah dan drop.

Gejala yang ia alami adalah demam dan batuk.

"Gua sampe batuk yang rasanya enggak nyangka bisa batuk begitu."

"Gua batuk bisa sampai nangis dan seisi badan gua tuh bisa keluar gitu," ucapnya.

Namun, jawara ajang pencarian bakat X Factor Indonesia 2013 ini tidak ke rumah sakit.

Ia menjalani penyembuhan dengan isolasi mandiri di rumah.

"Pas lagi isolasi mandiri saat itu lagi bulan puasa, sekitar jam 3 atau jam 4 pagi, batuk gua parah dan demam gua tinggi."

"Gua keluar kamar dan bilang, 'Ayah aku mau ke rumah sakit, enggak kuat', gitu," jelasnya.

"Gua langsung dibawa ke rumah sakit dan sampainya gua dipasang selang oksigen."

"Karena sesak banget dan badan gua panas sampai 40 derajat," sambungnya.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar