Skip to main content

Sosok Pria di Samping Syekh Ali Jaber yang Dijadikan Foto Profil Instagram, Bukan Orang Sembarangan

Kepergian Syekh Ali Jaber membuat masyarakat Indonesia merasa sangat kehilangan.

Syekh Ali Jaber dikabarkan meninggal dunia pada hari ini, Kamis (14/1/2021) pukul 09.00 WIB.

Kali ini, sosok pria di samping Syekh Ali Jaber yang terlihat di foto profil akun Instagram sang ulama menjadi sorotan.

Di akun Instagram milik Syekh Ali Jaber yang terverifikasi centang biru ini, memang terlihat ulama 44 tahun tersebut tak sendiri.

Tampak ada seorang pria yang berada di samping Syekh Ali Jaber.


Siapa sangka sosok pria tersebut ternyata bukanlah orang biasa.

Bahkan tak hanya Syekh Ali Jaber, Presiden Jokowi dan SBY pun sangat segan kepadanya.

Sosok pria itu adalah Kms (Kemas) H Abdul Halim Ali atau H Halim yang sudah bayak dikenal masyarakat Sumsel khususnya Kota Palembang.

H Halim begitu sapaannya diakui oleh Syekh Ali Jaber merupakan orangtua angkat.

H Halim yang sudah berusia 80 tahunan ini memang kerap kali kediamannya disambangi oleh pejabat penting di negeri ini.

Baik dari kalangan pengusaha, ulama hingga kepala negara.

Presiden RI ke VI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun setiap hadir ke Palembang.

SBY selalu menyempatkan dirinya untuk bertemu dengan H Halim sosok pengusaha perkebunan tersebut.

Terakhir Presiden RI ke VII Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.

Tiba di Palembang, Jokowi langsung singgah ke kediaman H Halim untuk bersilahturahmi dengan sosok pria yang dahulu dikenal sebagai "raja" kayu ini.

Meski baru tiba di Palembang, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), bersama Gubernur Sumsel Herman Deru, Sabtu (24/11/2018) malam sekitar pukul 21.45 wib, menghadiri silahturahmi dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat se- Sumsel di kediaman Kms H Abdul Halim Ali Jl Dr M Isa Palembang.

Rumah megahnya yang beralamat di Jalan Dr M Isa menjadi tempat menyambut tamu penting di negeri ini.

Rumah itu terletak di lahan yang cukup luas dengan dikelilingi pagar yang tinggi.



H Halim memiliki aset perusahaan perkebunan sawit, perkebunan karet, dan lainnya.

Di bawah naungan Sentosa Group. H Halim juga dikabarkan memiliki simpanan dana yang tidak kecil dibeberapa bank yang ada di Palembang.

Selain itu, H Halim selama ini dikenal sebagai sosok yang dermawan.

Ia aktif dalam kegiatan keagamaan Islam.

Pada momen- momen keagamaan atau hari besar agama Islam, dikediamannya selalu ramau oleh berbagai acara. Ustad Abdul Somad juga pernah memberikan tausiah di tempat itu.

H Halim membenarkan, jika dirinya sering dikunjungi orang- orang penting di negeri ini.

Namun ia juga memastikan, masyarakat Palembang yang memiliki masalah juga sering menemuinya.

"Apa yang kamu tanyakan itu betul, saya juga heran kenapa mereka (orang- orang penting itu) datang kesini.

Saya tidak pernah mengundang, termasuk pak Presiden, tapi mereka kesini untuk silahturahmi," kata H Halim diwawancarai beberapa waktu lalu.

Menurutnya, contoh lainnya selain pejabat penting, dirinya juga akan didatangi Ust Abdul Somad dan Habib Lutfi.

Diungkapkan H Halim, ia akan terima semua orang yang hendak bersilahturahmi dengannya, tetapi ia hanya pesan kepada mereka jangan untuk berpikir jahat.

Termasuk untuk meminta dukungan ataupun logistik dalam pilkada atau pemilu, ia hanya akan memberikan nasehat dan tidak ingin berpihak atau terkelompok, yang nantinya akan menjauhkan dirinya dengan masyarakat yang memiliki perbedaan politik.

"Orang penting, mereka tidak secara terbuka meminta dukungan kepada saya, tapi hanya nasehat ke kita, mulai Bupati/ Walikota hingga Gubernur."

"Mereka tidak minta dukung dan saya jelas tidak bisa dukung mereka, karena besar badan kamu dibanding aku.

Hanya kita berikan nasehat juga, ibarat kalau kamu punya tanaman kenapa harus dibuat susah," tandasnya.

Profil Syekh Ali Jaber


Syekh Ali Jaber adalah seorang Pendakwah dan Ulama asal Madinah yang berkewarganegaraan Indonesia.

Pria bernama asli Ali Saleh Mohammed Ali Jaber ini lahir di Madinah, Arab Saudi pada 3 Februari 1976 atau bertepatan dengan tanggal 3 Shafar 1396 H.

Syekh Ali Jaber menjalani pendidikan formal dari ibtidaiyah hingga Aliyah di Madinah.

Setelah lulus sekolah menengah, Syekh Ali Jaber melanjutkan pendidikan khusus pendalaman Alquran pada tokoh dan ulama ternama di Arab Saudi.

Syekh Ali Jaber mulai berdakwah di Indonesia pada tahun 2008 dan resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 2012
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar