Skip to main content

Biodata Tetty Paruntu yang Pimpin Pencopotan James Arthur Kojongian, Pernah Datangi Istana Negara


Berikut ini profil dan biodata Tetty Paruntu atau Christiany Eugenia Paruntu yang memimpin pencopotan James Arthur Kojongian (JAK) dari Ketua Harian Partai Golkar Sulut (Sulawesi Utara). 

Ternyata, Tetty Paruntu adalah kakak ipar James Arthur Kojongian atau kakak kandung dari Michaela Paruntu, suami JAK. 

Insiden Michael Paruntu adang mobil James Arthur Kojongian yang membawa wanita lain hingga terseret beberapa meter rupanya memantik reaksi Etty Paruntu. 

Tetty Paruntu yang menjabat Ketua Partai Golkar Sulut pun langsung memimpin rapat pencopotan James Arthur Kojongian. 

Hal ini dibenarkan Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, Feryando Lamaluta.   

"Melihat situasi, kondisi dan pemberitaan di media dan informasi yang berada di masyarakat, Partai Golkar Sulut mengambil sikap menonaktifkan saudara J dari jabatan Ketua Harian," ujar  Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, Feryando Lamaluta  kepada media di ruang serbaguna kantor DPRD Sulut, Rabu (27/01/2021). 

Feryando bilang, sikap tersebut diambil partai berlambang beringin itu menyikapi ramainya pemberitaan terkait dugaan pelanggaran etik oleh James beberapa hari terakhir. 

Raski Mokodompit, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sulut menambahkan, keputusan itu diusulkan  ke DPP Partai Golkar. 

"Keputusannya ada di DPP. Nantinya DPP mempertimbangkan usulan dari DPD I Sulut," jelas Feryando yang membidangi organisasi dan kaderisasi. 

Siapa sebenarnya Tetty Paruntu? 


Berikut biodata Tetty Paruntu

1. Lulusan Luar Negeri

Christiany Eugenia Tetty Paruntu lahir di Manado, 25 September 1967.

Dia merupakan anak dari mantan Rektor Universitas Sam Ratulangi, Jopie Paruntu dan politikus Jenny Y. Tumbuan.

Tetty menyelesaikan pendidikan di SD Budi Mulia Bogor, SMP Budi Mulia Bogor, Harry Carlton Comprehensive School, Suthon Bomington – Notingham, Inggris.

Setelah itu dia melanjutkan di Pitman College pada jurusan Manajemen Bisnis.

Di samping itu, Tetty Paruntu juga tercatat pernah menempuh pendidikan formal pada West London College, mengambil jurusan Sistem Informasi Managemen.

Pada 1990, Tetty Paruntu, bersama keluarganya, kembali ke Indonesia dan melanjutkan pendidikan formal di Institut Pengembangan Sumber Daya Manusia Mayagita – LPI.

2. Bupati 2 Periode

Tetty Paruntu menjadi Bupati Minahasa Selatan dua periode. 

Periode pertama, Tetty berpasangan Sonny Tandaju sebagai Bupati dan Wakil Bupati Minsel.

Kemudian pada periode kedua berpasangan Tetty dengan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Franky Wongkar.

Saat ini Tetty diukur sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulut.

Ia menggantikan Stevanus Vreeke Runtu yang adalah mantan wakil ketua DPRD Sulut dan mantan bupati Minahasa.

3. Pengusaha dan pekerja sosial

Selain berkecimpung di politik, Etty Patuntu juga pengusaha dan pekerja sosial.

Pada saat yang hampir bersamaan, karier politiknya dimulai dengan bergabung dengan Partai Golongan Karya.

Sejak berkiprah dalam partai, Tetty Paruntu menjabat sebagai fungsionaris DPP Partai Golkar dan merangkap Wakil Bendahara I Partai Golkar Sulawesi Utara.

Dalam bidang sosial kemasyarakatan, kiprah Tetty Paruntu tercatat aktif dalam beberapa organisasi masyarakat antara lain Eugenia Ministry, Lions Club Jakarta, KNPI Jakarta Selatan.

Berikut karir bisnis Etty Paruntu:

Presiden Direktur PT Puspita Adhiniaga Indonesia

Komisaris PT Trutama Star

Komisaris PT Chandra Ekakarya Pratama

Direktur PT Partim Indomakmur

Presiden Direktur PT Chandra Ekakarya Pratamawe

4. Datangi Istana Negara


Nama Christiany Eugenia Tetty Paruntu (52)  sempat ramai menjadi pembicaraan setelah mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin (21/10/2019) pagi.

Tetty datang ke istana bertepatan dengan rencana Jokowi mengumumkan kabinet. Ia datang sekitar pukul 10.10 WIB.

Selain Tetty, tampak juga Mahfud MD dan Nadiem Makarim, CEO Gojek juga memasuki Istana Negara.

Namun, kedatangan Tetty Paruntu ini ternyata ada miskomunikasi dengan Partai Golkar yang menangunginya. 

Tetty pun tidak jadi bertemu dengan Jokowi dan tidak termasuk dalam daftar calon menteri. 

5.  Penghargaan

Tetty Paruntu ternyata syarat prestasi, berikut penghargaan yang pernah diraih: 

Best Dressed Woman Indonesia (1992)

Penghargaan dari Lions Club International (2007)

Penghargaan Ibu Pembangunan Desa dari Manado Post (2009)

Adik viral setelah adang mobil suami

Sebelumnya, nama Etty Paruntu ikut terseret dalam kasus viral yang melibatkan adiknya, Michaela Paruntu. 

Seperti diketahui, James Arthur Kojongian yang akrab disapa JAK membuat heboh media sosial setelah dihadang sang istri MIchaela Paruntu saat mengendarai mobil di Kelurahan Tumatangtang, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Michaela Paruntu menghadang JAK yang saat itu diduga bersama wanita lain. 

Di video yang viral tampak Michaela sempat terseret beberaa meter sebelum akhirnya mobil berhenti.

Kejadian ini membuat pengendara lain mendekati mobil.

"Turun ngana (turun kamu), kasihan dia. Ini manusia," teriak warga meminta pengemudi mobil itu untuk turun.

Perempuan itu kembali meminta orang yang berada di dalam mobil untuk turun.

"Nyanda (tidak), ini perempuan turun dari oto (mobil).

Kita pe laki (suami saya) dengan dia pe hugel (selingkuhannya) di dalam.

Kita nda mo turun James," teriak perempuan itu.

Alan Matindas warga setempat mengakui melihat langsung kejadian tersebut.

"Waktu itu saya main handpone, tiba-tiba terdengar ada perempuan teriak minta tolong.

Seketika saya lihat ada motor yang mengadang mobil itu," kata Pemuda Asal Tumatangtang 1 ini.

"Perempuan itu, meminta untuk turun. Tapi mobil itu akan berjalan dan perempuan itu naik di wiper mobil. Namun mobil itu tetap berjalan dan perempuan itu diseret.

Tapi untungnya karena sudah banyak warga yang teriak dan melempar mobil tersebut. Sehingga mobil itu berhenti di depan Gereja St Joseph," ungkap Allan.

Saat berhenti, terdengar perempuan itu berteriak agar yang di dalam mobil turun.

Namun mobil tersebut tetap berusaha melarikan diri.

James Arthur Kojongian Minta Maaf

Setelah video viral, James Arthur Kojongian akhirnya minta maaf ke istri, keluarga besar dan masyarakat Sulawesi Utara dan Indonesia.

"Kekhilafan dan tragedi tidak pernah kita inginkan.

Saat ini saya dan keluarga akan memperbaiki hal yang salah yang telah terjadi.

Saya minta maaf sedalam-dalamnya atas peristiwa sedih dan menjadi tragedi dalam bahtera rumah tangga saya," ujarnya melalui pesan singkat saat dikonfirmasi, Rabu (27/1/2021) pukul 17.24 Wita.

"Saya minta maaf kepada istri tercinta dan seisi keluarga, dan kepada seluruh rakyat Sulut dan Indonesia," tulisnya lagi.

Terkait dengan penonaktifan dirinya dari jabatan Ketua Harian DPD I Partai Golkar Sulut,

JAK mengaku belum mendapatkan informasi resmi dari Partai Golkar.

Legislator dari daerah pemilihan Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara itu mengatakan, harusnya Partai Golkar Sulut meminta klarifikasi terlebih dulu kepada dirinya sebelum menggelar jumpa pers.

"Sampai saat ini, pengurus Golkar Sulut belum meminta klarifikasi kepada saya. Saya sangat menjunjung tinggi keputusan partai,

tapi setidaknya partai memanggil saya hadir dalam rapat internal terbatas pengurus DPD I," ungkap JAK.

Ia menambahkan, bahwa apapun yang terjadi kepadanya dan keluarga akan menjadi tanggung jawabnya.

"Semua ada konsekuensi. Peristiwa ini menjadi renungan batin bagi pribadi saya,

istri saya dan semua yang terkait," jelasnya.

(*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar