Skip to main content

VIRAL Sempat Kira Demam Biasa, Ternyata Idap Covid-19, Gadis Bagikan Pengalaman Dikarantina

Sempat mengira hanya mengalami demam biasa, seorang gadis ternyata idap Covid-19 dan bagikan pengalaman saat dikarantina.

Postingan terkait gadis sempat mengira demam biasa dan ternyata idap Covid-19 diunggah oleh pengguna Twitter @eymahana.

Pada postingan, ia membagikan pengalaman terkait positif virus Corona. 

"Saat saya tidak bisa terlelapm saya membagikan ini, bagaimana saya setelah disebut positif Covid-19.

"Mulanya saya batuk pada 8 Desember setelah melakukan perjalanan, kembali dari perjalanan mulai batuk dan badan panas.

"Saya pergi ke klinik karena badan sangat tidak enak, batuk ditambah dengan sakit kepala.

"Saya sudah pergi ke klinik dan dokter katakan kemungkinan terkena demam berdarah, sebab sakit sendi juga.

"Jadi saya teruskan untuk terus mengonsumsi obat, hari selanjutnya saya tidak bisa mencium aroma dan tidak merasakan apapun.

"Iya saya demam, tapi tidak pernah sampai tidak bisa mencium aroma dan tidak merasakan apapun ketika makan.

"Apalagi hidung saya kering, dan selalu sakit kepala, dan saat tidur pun harus menggunakan minyak angin pada bantal dan setelah itu letakkan di hidung.

"Memang aneh, mengapa saya tidak bisa mencium dan hilang merasakan sesuatu.

"Lalu saya bertanya pada teman, lalu dia menganjurkan saya untuk mencoba tes Covid-19.

"Tapi saya memilih untuk menghabiskan dahulu obat.

"Setelah 5 hari, saya demam tinggi dan pergi balik ke klinik.

"Saat itu demam semakin parah, badan sakit semua dan sendi juga.

"Saya katakan pada dokter sudah seminggu sakit dan obat telah habis.

"Perawat minta saya untuk masuk ke ruang dokter dan dokter bertanya pada saya terkait yang saya alami.

"Ia bertanya apakah ada pernah kontak dengan pasien Covid-19, saya menjawab tidak ada.

"Dokter meminta saya untuk pergi ke rumah sakit untuk melakukan test Covid.


"Lalu hasil test ternyata saya positif Covid, sedih ya sedih, tapi saya percaya semua ini ada hikmahnya.

"Allah tidak akan menguji hambanya diluar kemampuannya, Allah tahu saya kuat, Allah rindu saya mengadu sakit, saya harus ridha.

"Bagi semua yang bertemu dengan saya dalam keadaan positif, saya mohon maaf, jangan risau dan panik, jangan panik jika harus menjalani karantina," demikian tulisnya pada postingan.

Pandemi Covid-19 memang masih belum sepenuhnya berakhir.

Kekhawatiran dengan kehadiran virus yang belum sepenuhnya diketahui telah musnah atau masih berada di berbagai tempat, masih menghantui warga.

Seperti seorang gadis, membagikan momen dirinya positif Covid-19 setelah sebelumnya mengira ia hanya mengalami demam biasa.

Setelah pulang dari melakukan perjalanan, dirinya mengalami batuk dan demam panas.

Dokter pada klinik awalnya mengira ia hanya mengalami demam biasa, karena ada gejala sakit sendi.

Namun, beberapa hari kemudian ia semakin merasa sakit, berupa tidak bisa mencium aroma dan lidah tidak bisa merasa.

Karena kondisi badan semakin tidak baik, ia kembali ke klinik dan dokter menyarankannya untuk melakukan pemeriksaan di rumah sakit.

Setelah melakukan tes, ternyata ia positif mengidap Covid-19.

Karena ia positif, ambulans datang menjemputnya langsung di kediaman.

Ia juga meminta maaf pada setiap orang yang sempat melakukan kontak dengannya.

Ia juga menyarankan, kepada warga yang merasa ada gejala-gejala Covid-19 untuk segera melakukan pemeriksaan.

Pun sebutnya tidak perlu khawatir bila harus menjalani karantina selama 14 hari, perkara demikian sebutnya untuk memutuskan rantai penyebaran Covid-19.

Saat ini, dirinya makin lekas membaik dan dinyata telah sembuh dari Covid-19. 
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar