Skip to main content

Bunda Pengen Kue, Tapi Bunda Cuma Punya Tepung Terigu Curah Yang 4000 Doang, Bikin Ini Aja Cocok di Musim Pandemi Ini Bund

Aneka Jenis Tepung Terigu dan Fungsinya

Tepung terigu adalah bahan makanan yang di ambil dari bagian dalam biji gandum. Berwarna putih sedikit kekuningan dan mengandung protein yang di sebut gluten. Kandungan gluten inilah yang membedakan tepung terigu dengan tepung2 lain, seperti tepung beras, tepung kentang, tepung tapioka, dll. Gluten merupakan protein yang tidak larut air, bersifat kenyal dan elastis.Pada adonan roti..gluten berfungsi supaya adonan tetap kokoh dan tidak mengecil lagi ketika sudah mengembang. Sedangkan dalam pembuatan mie, gluten menentukan tingkat kekenyaan dan elastisitas dari mie tersebut. Gluten ini juga yang menentukan kualitas dari produk biskuit, wafer, dll.

Dari jenis kandungan gluten / proteinnya tepung terigu di bagi menjadi 3 macam :

Tepung terigu protein tinggi, contoh merk yang banyak di temui di pasaran yaitu Bogasari Cakra Kembar, tepung ini cocok untuk membuat aneka roti dan mie. Kandungan proteinnya minimal 13, jadi buat teman2 yang tinggal di luar negeri mungkin bisa mencari tepung jenis ini di lihat dari jumlah kandungan proteinnya atau biasa di sebut juga Bread Flour. Kalau di Indonesia sich sudah gampang, tinggal cari merk tepung yang berprotein tinggi, banyak contohnya. Contoh resep yang udah pernah ku coba memakai tepung terigu  protein tinggi antara lain :Roti Goreng Isi Kacang Hijau , Donat Kampung , Pisang Bolen Bandung, dll

Tepung terigu protein sedang, contoh merk Bogasari Segitiga Biru, kandungan protein nya sekitar 12 %, cocok untuk membuat cake dan aneka makanan / kue.Tepung ini biasa di sebut juga all purpose flour. Contoh resep yang sudah sering ku coba menggunakan tepung terigu protein sedang ini antara lain Cake Labu Kuning Lapis Coklat, Cake Peta, Brownies Kukus Ubi Ungu, Cake Tape , Onde Onde Ketawa dll

Tepung terigu protein rendah, contoh merk Bogasari Kunic Biru, cocok di buat untuk membuat aneka kue kering, bolu gulung , gorengan dll. Kandungan proteinnya rendah, sekitar 11 %, cocok juga untuk membuat bakpao..hasilnay jadi lembut bakpaonya. Contoh penggunaan tepung terigu protein rendah yang sudah pernah ku coba antara lain : Bakpao Mawar, Kue Kacang Jadul, dll

Selain istilah dan jenis2 tepung di atas..di kenal juga istilah self raising flour..yaitu tepung naik sendiri, tepung ajaib ya..hihi.. ( kalau istilah bahasa Malasyianya ^^ )..Kalau secara bahasa Indonesia..artinya tepung yang sudah mengandung bahan pengembang dan juga ada yang mengandung bahan perenyah..jadi nggak perlu di tambahkan lagi baking powder sebagai pengembang. Tepung ini cocok untuk membuat muffin, cookies, dan gorengan. Sehingga selain mengandung pengembang di dalam tepung terigu self raising ini di tambahkan pula bahan perenyah. Untuk mengkonversi tepung terigu menjadi tepung self-raising, tambahkan dua sendok teh baking powder ke setiap cup tepung terigu. Atau bisa juga menambahkan satu sendok teh krim tartar dan setengah sendok teh soda bikarbonat untuk satu cangkir tepung terigu memberikan hasil yang sama. Tapi kalau kita bikin sendiri biasanya tidak bisa menambahkan bahan perenyah. Ini cara dari luar negeri ya..kalau di Indonesia biasanya di buat dengan takaran seperti ini :
128 Terigu Protein Sedang + 1 sdt baking powder + 1/4 sdt garam, aduk rata.

Jadi jika teman2 menemukan resep yang menggunakan bahan ajaib..yaitu bahan tepung yang bisa naik sendiri ini..hihi..jangan bingung ya teman2..jika tidak punya tepung seperti itu di rumah..bisa di racik sendiri kok..silahkan mau ikut cara luar atau cara Indonesia. Jadi..kalau kita membuat suatu jenis kue atau cake..dll..harus kita perhatikan dan patuhi jenis tepung yang di gunakan ya. Di resep2 biasanya..kalau tidak di sebutkan secara khusus kriteria tepungnya..bisa di gunakan yang all purpose flour atau tepung terigu serba guna. Namun untuk jenis roti, mie dll..harus mutlak menggunakan tepung terigu protein tinggi, kecuali jenis roti yang di kukus..kayak bakpao gitu..lebih bagus memakai protein rendah. Begitu juga dengan gorengan..paling cocok menggunakan tepung terigu protein rendah atau sedang, ini untuk gorengan dengan adonan basah seperti bakwan..dll. Jika salah menggunakan tepung protein tinggi..nanti hasil gorengannya jadi alot dan liat. tapi jika membuat gorengan seperti ayam goreng krispi ala kfc dll, yang di balut adonan tepung kering, memakai protein tinggi juga bisa, malah hasil lapisan tepungnya jadi lebih awet renyahnya. Jadi..tiap2 jenis tepung ada fungsinya masing2 dalam pembuatan aneka jenis makanan.

Ini contoh2 makanan yang ku coba dengan berbagai tepung tersebut ya..cekidot..^^..contoh2 lain bisa di klik di link resep2 yang sudah pernah ku coba yang ku tulis namanya di masing2 jenis tepung di atas ya..

selamat mencoba..^^


Resep Kue paling sederhana dari semua kue yang ada.

Bunda..di zaman Corona ini hidup semakin susah ya Bun. boro-boro bikin kue, buat makan aja cukup udah syukur 😇

Setiap hari lihat taburan kue-kue di Facebook, bikin hati menangis gak punya apa-apa..

Jangan berkecil hati ya bunda 🤗

Bunda pengen kue?

Tapi bunda cuma punya tepung terigu curah yg 4000 doang?

Bikin ini aja Bun..

Bahan Bahan

Tepung terigu 6 sendok makan

Gula pasir 1 sendok makan

Garam sejumput

Air secukupnya

Caranya

Campur semua bahan, aduk rata. Goreng.

Siap dinikmati 😋

Nb: Coba perhatian durasi waktu pada foto. Ini beneran kue cepat saji, hemat biaya, hemat gas, dapet banyak, kenyang serumah ❤️

Selamat mencoba 😍
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar